Hai….
Lama tak jumpa….karena lagi demam FB maka sampai tak sempat lagi tulis menulis.
Banyak cerita yang terjadi selama ini…..ada yang bikin senang, gembira, kecewa, marah …sampai yang membuat patah semangat.
Cerita terakhir adalah ketika aku harus memilih satu diantara dua pilihan yang sama – sama berat. Dimana suatu yang telah terjalin selama 11 tahun harus aku akhiri untuk memulai dengan sebuah kehidupan yang baru. Sesuatu yang membutuhkan sebuah pergumulan, perenungan, pertimbangan yang akhirnya aku harus memilih kepada kehidupan baru. Dimana aku saat ini juga belumtahu apa, bagaiman, dan siapa saja yang akan menjadi patner kerjaku.
Aku tinggalkan kamu……yah ….terpaksa.
Ada sesuatu yang kamu merasa benar….kamu merasa paling baik karena kamu lebiih dahulu. Tetapi sebenarnya aku kecewa bukan karena personal….atau karena aku iri…. Tetapi lebih kepada sebuah sistem yang sulit untuk dirubah.
Aku berfikir untuk sesuatu yang ada di depan…yang akan menjamin semua teman – temanku merasa terjamin kehidupannya. Bukan hanya untuk sebuah ketenangan organisasi yang notabene sedang mengarah kepada sebuah penurunan prestasi. Sistem yang menurutku membuat setiap individu mempunyai peluang untuk menunjukkan prestasinya, dan mampu menunjukkan kearoganan seseorang yang merasa mampu, tua dan ternyata tidak produktif. Muda tidak berarti mempunyai sebuah pandangan lebih sempit.
Aku tidak butuh sebuah bola untuk aku tendang di depan gawang…tapi aku butuh sebuah kerjasama, pola permainan yang cantik yang menghasilkan lebih banyak gol dari pada hanya sekedar kemenangan.
Aku harap ini menjadi sebuah awal untuk kamu bangun, melihat, berfikir, menganalisa, berubah dan berbenah. Tetap pada sebuah komitmenku…membuat segalanya menjadi lebih baik.
BYE ….BYE……..
Minggu, 10 Januari 2010
Minggu, 07 Juni 2009
ANAK BAPA
Saya teringat ketika saya menemani saudara saya ( kakak ), ke PMI untuk mencari darah untuk donor putranya yang menderita leukemia. Salah satu penyakit yang sangat mematikan. Ketika saya dan kakak duduk di kursi di depan ruangan, kemudian beliau bercerita.
Yang namanya anak, adalah ketika dia berjalan, kemudian terpeleset dan jatuh, dia harus segera bangun untuk kemudian membersihkan pakaian dan tubuhnya, dan kembali ke Bapanya, sambil berkata " Bapa ....aku jatuh, aku kurang hati - hati, maafkan saya Bapa ". Dan tentunya Sang Bapa akan menjawab " ..iya anak-Ku,..berhati - hatilah dan jangan kau ulangi lagi ".
Akan tetapi jika ada seorang anak, dia berjalan, terpeleset dan jatuh, kemudian dia malah bermain - main dengan lumpur, dan tak segera bangun...itu bukanlah atau tidak pantas disebut sebagai seorang anak, melainkan dia adalah layaknya seekor KERBAU.
Dimanakah sebenarnya kita...?????
Sepantas apakah kita...????
Apakah pantas jadi seorang anak atau seekor kerbau...??
Sebuah renungan untuk menjadikan diri kita menjadi lebih baik.
Yang namanya anak, adalah ketika dia berjalan, kemudian terpeleset dan jatuh, dia harus segera bangun untuk kemudian membersihkan pakaian dan tubuhnya, dan kembali ke Bapanya, sambil berkata " Bapa ....aku jatuh, aku kurang hati - hati, maafkan saya Bapa ". Dan tentunya Sang Bapa akan menjawab " ..iya anak-Ku,..berhati - hatilah dan jangan kau ulangi lagi ".
Akan tetapi jika ada seorang anak, dia berjalan, terpeleset dan jatuh, kemudian dia malah bermain - main dengan lumpur, dan tak segera bangun...itu bukanlah atau tidak pantas disebut sebagai seorang anak, melainkan dia adalah layaknya seekor KERBAU.
Dimanakah sebenarnya kita...?????
Sepantas apakah kita...????
Apakah pantas jadi seorang anak atau seekor kerbau...??
Sebuah renungan untuk menjadikan diri kita menjadi lebih baik.
Jumat, 10 April 2009
No Jarkoni
jarkoni dalam bahasa jawa kepanjangan dari " iso ujar ora iso nglakoni " atau...hanya bisa berbicara / ngomong tapi tidak bisa melaksanakan.
saat ini saya mencoba untuk tidak jarkoni...mencoba konsisten...melakukan apa yang telah aku tulis....
Banyak menulis tapi kalau tidak bisa mempraktekkan dalam kehidupan sehari - hari juga sama saja....
Lebih baik sedikit menulis dan bisa menjalankan.
Untuk menjadi lebih baik....harus bisa patuh dan tetap berjalan di jalan yang lurus.
saat ini saya mencoba untuk tidak jarkoni...mencoba konsisten...melakukan apa yang telah aku tulis....
Banyak menulis tapi kalau tidak bisa mempraktekkan dalam kehidupan sehari - hari juga sama saja....
Lebih baik sedikit menulis dan bisa menjalankan.
Untuk menjadi lebih baik....harus bisa patuh dan tetap berjalan di jalan yang lurus.
Minggu, 01 Maret 2009
WEDDING BIRTHDAY'S
Setelah sekian lama bersama, saling mengenal, mencoba mengerti, mencoba memahami, saling menyamakan, untuk bisa seimbang………
1 Maret 2003… jam 17:00..aku masuk bersama….menuju sebuah kursi di depan altar…..
Terlantun sebuah lagu yang di nyanyikan temanku…Pipit…lagu Ave Maria…
Dan semua susunan Liturgi Ibadah Pernikahan di jalani… sampai juga pada sebuah prosesi pemberkatan…
Bpk. Pdt. Efrayim Pangripto Wismono….memberikan sebuah firman ..
Dan selalu kuingat sebuah kalimat…
“….demikianlah mereka bukan lagi dua , melainkan satu. Apa yang telah disatukan Tuhan tidak bisa dipisahkan manusia “.
Dan sebuah janji terucap dari kami berdua ….
“ Dihadapan Tuhan Allah dan Jemaat di sini, saya mengaku….:
Adalah istri / suami saya, karunia Tuhan.
Saya berjanji akan senantiasa mengasihi dan menolongnya, serta setia baik dalam suka maupun duka, sesuai kewajiban saya selaku suami.
Saya dan istri / suami saya akan senantiasa berbakti kepada Tuhan dan hidup suci dengan mematuhi firmannya. “
Kembali Pipit menyanyikan lagu “ Berkatilah “…….dan..
Jatuh juga air mata ini…lagu yang indah….lagu yang sangat menyentuh…
Kini ……………
Enam tahun sudah kami berdua hidup dalam keluarga…untuk bisa saling memberi, saling menerima, saling melayani, saling memaafkan, saling membahagiakan…..
Sebuah umur yang masih hijau….untuk bersama – sama berjalan ke depan.
Perjalanan yang tidaklah mudah untuk dilewati…..
Kadang jatuh untuk kemudian saling membangunkan, kadang rapuh untuk kemudian saling menguatkan….
Kadang terpejam untuk kemudian saling memberi tahu…jalan yang terjal akan dilewati dengan sebuah kebersamaan
Satu berkat Tuhan telah kami terima…..
Bram …..
Penguat dalam keluarga kami
Penghibur dalam keluarga kami ..
Akhirnya ….kalau boleh kami meminta…
Tuhan….
Ijinkan kami untuk bersama – sama tetap satu dalam keluarga ini.
Ijinkan kami untuk bisa saling memberikan perhatian…sehingga bukanlah ego kami yang ada…
Ijinkan kami untuk saling menghormati dan menghargai…sehingga bukanlah kedagingan kami yang mempengaruhi…
Ijinkan kami untuk terus melayani…sehingga bisa membawa kami ke dalam hidup yang lebih baik….
Dan berikan kepada kami ……rasa takut akan Tuhan……..
1 Maret 2003… jam 17:00..aku masuk bersama….menuju sebuah kursi di depan altar…..
Terlantun sebuah lagu yang di nyanyikan temanku…Pipit…lagu Ave Maria…
Dan semua susunan Liturgi Ibadah Pernikahan di jalani… sampai juga pada sebuah prosesi pemberkatan…
Bpk. Pdt. Efrayim Pangripto Wismono….memberikan sebuah firman ..
Dan selalu kuingat sebuah kalimat…
“….demikianlah mereka bukan lagi dua , melainkan satu. Apa yang telah disatukan Tuhan tidak bisa dipisahkan manusia “.
Dan sebuah janji terucap dari kami berdua ….
“ Dihadapan Tuhan Allah dan Jemaat di sini, saya mengaku….:
Adalah istri / suami saya, karunia Tuhan.
Saya berjanji akan senantiasa mengasihi dan menolongnya, serta setia baik dalam suka maupun duka, sesuai kewajiban saya selaku suami.
Saya dan istri / suami saya akan senantiasa berbakti kepada Tuhan dan hidup suci dengan mematuhi firmannya. “
Kembali Pipit menyanyikan lagu “ Berkatilah “…….dan..
Jatuh juga air mata ini…lagu yang indah….lagu yang sangat menyentuh…
Kini ……………
Enam tahun sudah kami berdua hidup dalam keluarga…untuk bisa saling memberi, saling menerima, saling melayani, saling memaafkan, saling membahagiakan…..
Sebuah umur yang masih hijau….untuk bersama – sama berjalan ke depan.
Perjalanan yang tidaklah mudah untuk dilewati…..
Kadang jatuh untuk kemudian saling membangunkan, kadang rapuh untuk kemudian saling menguatkan….
Kadang terpejam untuk kemudian saling memberi tahu…jalan yang terjal akan dilewati dengan sebuah kebersamaan
Satu berkat Tuhan telah kami terima…..
Bram …..
Penguat dalam keluarga kami
Penghibur dalam keluarga kami ..
Akhirnya ….kalau boleh kami meminta…
Tuhan….
Ijinkan kami untuk bersama – sama tetap satu dalam keluarga ini.
Ijinkan kami untuk bisa saling memberikan perhatian…sehingga bukanlah ego kami yang ada…
Ijinkan kami untuk saling menghormati dan menghargai…sehingga bukanlah kedagingan kami yang mempengaruhi…
Ijinkan kami untuk terus melayani…sehingga bisa membawa kami ke dalam hidup yang lebih baik….
Dan berikan kepada kami ……rasa takut akan Tuhan……..
Sabtu, 21 Februari 2009
THANKS HILLARY

Minggu ini berita kunjungan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton, menjadi sorotan media, baik elektronik maupun cetak. Menjadi sorotan masyarakat, baik yang pro maupun yang kontra. Sebenarnya saya juga tidak terlalu tahu tujuan utama dari kedatangan beliau ke Indonesia. Tapi pas aku lihat di acara talkshow di sebuah stasiun tv, ada yang menarik dari perkataan beliau, ada yang hebat dari sosok mantan ibu negara.
Ketika ada yang menanyakan apakah beliau masih ingin maju sebagai calon presiden 4 tahun mendatang, beliau mengatakan” tidak “. Dan yang sangat luar biasa beliau mengatakan, “ saya dulu memang bersaing dengan Barack Obama, tetapi sekarang saya harus bersama – sama dengan dia untuk membangun Amerika dari krisis yang dihadapi, dibawah pemerintahan Obama “
Sikap yang benar – benar luar biasa bagi seorang mantan ibu negara, yang telah kalah dalam persaingannya untuk maju menjadi capres dari partai Demokrat di Amerika. Beliau tidak memandang lagi Obama sebagai seorang kompetiter, tetapi memutuskan sikap untuk mendukung, sehingga apa yang menjadi gagasan beliau di sampaikan kepada Presiden Obama, untuk bisa dilakukan dalam misi “ bangkit dari krisis “.
Keputusan atau sikap yang dapat dijadikan contoh bagi para tokoh / elite politik di Indonesia. Yaitu secara terbuka mengaku kalah dan mau bersama – sama bekerja untuk bisa membangun negara, bukannya malah saling kritik, saling menjelek – jelekkan satu dengan yang lain. Apakah negara ini bisa “ bangkit dari krisis “ bila dibangun dengan sikap seperti itu. Jawabnya adalah “ tidak akan bisa……..atau ……tidak pernah bisa…”.
Bagi diri kita, apa yang diungkapkan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton bisa kita lakukan dalam kegiatan kita, baik dalam pekerjaan, keluarga, bermasyarakat maupun dalam bidang apa saja. Mau bersama – sama untuk melakukan hal yang bisa membuat perubahan ke arah yang lebih baik, dengan menghilangkan rasa ego, memadamkan rasa benci, rasa tidak suka, dendam ataupun sebuah kepahitan. Memang secara manusia tidak mudah untuk melakukannya, tetapi bila ada kemauan, dan melakukannya dalam jalan yang lurus, ………pelan dan pasti ….kita pasti bisa. Kita bisa menjadi rekan kerja yang luar biasa manakala kita dapat bekerja sama, kita bisa menjadi warga masyarakat yang baik jika kita tidak memaksakan kepentingan diri kita sendiri, kita bisa menjadi pasangan yang hebat dalam keluarga jika kita mau berbagi dan tidak melihat kekurangan pasangan kita, kita bisa menjadi sobat yang setia jika kita bisa memaafkan.
Sebuah pesan yang dapat di ambil dari kunjungan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton di Indonesia, yang dapat membuat membuat diri kita menjadi lebih baik.
Mari………..Jadikan Segalanya Lebih Baik.
Jumat, 20 Februari 2009
PERJALANAN MENUJU KEBERHASILAN
Ada sebuah pepatah “ Berakit – rakit ke hulu, berenang – renang kemudian. Bersakit – sakit dahulu, berenang – renang kemudian “. Pepatah yang mungkin sudah kita hafal sejak kita masih sekolah dasar. dan kitapun mengetahui arti dari pepatah tersebut, arti yang sangat mudah untuk kita ucapkan. Tetapi akan berubah keadaannya manakala kita menghadapinya secara langsung, akan suatu kejadian yang mungkin kita anggap sulit. Ketika kita dihadapkan pada suatu permasalahan, beban, kegagalan, tugas ataupun ujian ( cobaan mungkin ), maka kadang kita menjadi lupa akan kata – kata tersebut. Keluhan, makian, putus asa….. mungkin hal – hal tersebut yang kadang muncul dari mulut maupun hati kita.
Saya menggambarkan ketika ada seorang pemuda yang sedang mendaki gunung, dia harus berjalan naik, menembus rimba, merayap dan menuruni jurang, berjalan di atas jalan setapak yang licin dan sempit, melawan hawa dingin yang semakin menusuk tubuh, dan kadang – kadang harus melawan cuaca yang tidak bersahabat. Tetapi semua itu akan diakhiri dengan sebuah kegembiraan dan kepuasan, manakala telah sampai pada puncak yang menjadi tujuan. Dia akan disuguhi pemandangan yang luar biasa, menikmati terbitnya matahari, memandangi keindahan yang hanya bisa di gambarkan dengan tetesan air mata.
Seperti inilah kadang perjalanan hidup kita. Ada bermacam – macam keadaan ataupun kejadian yang selalu menguji, yang bisa datang dari luar, maupun dalam diri kita sendiri diri kita. Yang kadang kita rasakan berat, sampai kita merasa tidak mampu untuk berjalan, dan kita kadang memutuskan untuk kembali lagi dan meletakkan beban tersebut. Tapi kita semua tahu ……. Jika kita kembali dan tidak melanjutkan, maka kita tidak akan mencapai puncak dan melihat adanya keindahan dan merasakan kepuasan….atau yang kadang kita sebut keberhasilan / kesuksesan.
Apa yang menjadikan kita bisa mencapai keberhasilan tersebut :
1. Adanya sebuah persiapan yang sungguh – sungguh sebelum kita maju dan berjalan. Yaitu adanya arah dan tujuan.
2. Adanya sebuah kepatuhan, untuk tetap fokus, dan tetap bertahan walaupun gangguan itu datang. Walaupun ujian itu menawarkan sesuatu yang menarik, kita harus tetap melanjutkan perjalanan kita , dan tidak merubah arah dan berbelok ke tempat lain, kita tetap mengayunkan langkah kita sampai kepada tempat yang menjadi tujuan kita.
3. Dan yang terakhir adalah….. adanya berkat dari Tuhan, yang kita minta dalam DOA kita.
mari kita selalu berfikir, berbuat dan berkarya untuk sebuah hal yang lebih baik. Bersukacitalah selalu, tetaplah berdoa dan bersukurlah senantiasa…….. so ……
MARI JADIKAN SEGALANYA LEBIH BAIK
Saya menggambarkan ketika ada seorang pemuda yang sedang mendaki gunung, dia harus berjalan naik, menembus rimba, merayap dan menuruni jurang, berjalan di atas jalan setapak yang licin dan sempit, melawan hawa dingin yang semakin menusuk tubuh, dan kadang – kadang harus melawan cuaca yang tidak bersahabat. Tetapi semua itu akan diakhiri dengan sebuah kegembiraan dan kepuasan, manakala telah sampai pada puncak yang menjadi tujuan. Dia akan disuguhi pemandangan yang luar biasa, menikmati terbitnya matahari, memandangi keindahan yang hanya bisa di gambarkan dengan tetesan air mata.
Seperti inilah kadang perjalanan hidup kita. Ada bermacam – macam keadaan ataupun kejadian yang selalu menguji, yang bisa datang dari luar, maupun dalam diri kita sendiri diri kita. Yang kadang kita rasakan berat, sampai kita merasa tidak mampu untuk berjalan, dan kita kadang memutuskan untuk kembali lagi dan meletakkan beban tersebut. Tapi kita semua tahu ……. Jika kita kembali dan tidak melanjutkan, maka kita tidak akan mencapai puncak dan melihat adanya keindahan dan merasakan kepuasan….atau yang kadang kita sebut keberhasilan / kesuksesan.
Apa yang menjadikan kita bisa mencapai keberhasilan tersebut :
1. Adanya sebuah persiapan yang sungguh – sungguh sebelum kita maju dan berjalan. Yaitu adanya arah dan tujuan.
2. Adanya sebuah kepatuhan, untuk tetap fokus, dan tetap bertahan walaupun gangguan itu datang. Walaupun ujian itu menawarkan sesuatu yang menarik, kita harus tetap melanjutkan perjalanan kita , dan tidak merubah arah dan berbelok ke tempat lain, kita tetap mengayunkan langkah kita sampai kepada tempat yang menjadi tujuan kita.
3. Dan yang terakhir adalah….. adanya berkat dari Tuhan, yang kita minta dalam DOA kita.
mari kita selalu berfikir, berbuat dan berkarya untuk sebuah hal yang lebih baik. Bersukacitalah selalu, tetaplah berdoa dan bersukurlah senantiasa…….. so ……
MARI JADIKAN SEGALANYA LEBIH BAIK
Minggu, 11 Januari 2009
KETULUSAN MERPATI
" Hendaklah kamu tulus seperti merpati,...... "
Dari dulu aku selalu bertanya, kenapa burung merpati dijadi kan simbol ketulusan ?. Dan hari ini aku menemukan jawabannya, kalau burung merpati atau merpati, salah satu burung yang tidak mempunyai empedu. Kamu tahu empedu, organ yang menempel atau dekat dengan hati ( klo pada ayam / bebek, dan saya pernah tahu sendiri ), yang kalau pecah akan memberikan rasa pahit pada bagian lain yang terkena.
Sama seperti sebuah ketulusan, yang memang harus tidak pernah mempunyai sebuah kepahitan ( akar pahit ) dalam diri kita, sehingga kita bisa memberikan sesuatu hal yang akan membuat orang lain merasa lebih baik. Tidak mempunyai pamprih atau mengharap imbalan sesuatu, baik itu materi maupun non materi ( bisa berupa ucapan, perasaan, maupun sanjungan ).
Hari ini aku belajar untuk bisa seperti merpati, bisa memberikan, melayani, berbagi dan berbuat dengan ketulusan, tidak mengharap imbalan, dan siap untuk melakukan sehingga tidak hanya sebatas " JARKONI " yaitu tidak hanya sebatas bicara.
Teruslah berbuat kebaikan dan lihatlah apa yang akan terjadi.
Dari dulu aku selalu bertanya, kenapa burung merpati dijadi kan simbol ketulusan ?. Dan hari ini aku menemukan jawabannya, kalau burung merpati atau merpati, salah satu burung yang tidak mempunyai empedu. Kamu tahu empedu, organ yang menempel atau dekat dengan hati ( klo pada ayam / bebek, dan saya pernah tahu sendiri ), yang kalau pecah akan memberikan rasa pahit pada bagian lain yang terkena.
Sama seperti sebuah ketulusan, yang memang harus tidak pernah mempunyai sebuah kepahitan ( akar pahit ) dalam diri kita, sehingga kita bisa memberikan sesuatu hal yang akan membuat orang lain merasa lebih baik. Tidak mempunyai pamprih atau mengharap imbalan sesuatu, baik itu materi maupun non materi ( bisa berupa ucapan, perasaan, maupun sanjungan ).
Hari ini aku belajar untuk bisa seperti merpati, bisa memberikan, melayani, berbagi dan berbuat dengan ketulusan, tidak mengharap imbalan, dan siap untuk melakukan sehingga tidak hanya sebatas " JARKONI " yaitu tidak hanya sebatas bicara.
Teruslah berbuat kebaikan dan lihatlah apa yang akan terjadi.
Jumat, 09 Januari 2009
Minggu, 04 Januari 2009
KEMBALI KE DESA
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Liburan akhir tahun ini, Bram isi dengan " mudik ke desa ", di daerah pegunungan Menoreh. Tahukah daerah tersebut....???? tepatnya di daerah Samigaluh, 40 km sebelah barat laut kota Yogya, dengan ketinggian sekitar 600 - 700 dpl. Ketika anda datang kesana, Anda akan disuguhi pemandangan yang cukup indah. Jalannya juga cukup baik..so silakan datang ke Samigaluh.
Kamis, 25 Desember 2008
SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU
Sebuah renungan NATAL :
Kasih itu sabar, kasih itu murah hati
Ia tidak cemburu
Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong
ia tidak melakukan yang tidak sopan
Dan tidak mencari keuntungan sendiri
Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain
Ia tidak bersuka cita karena ketidakadilan , tetapi karena kebenaran
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu
Dan ketika TERANG yang membawa Kasih dan Damai itu datang, siapkanlah hati kita untuk menerimanya, siapkanlah hidup kita untuk menjadi berkat bagi sesama.
SELAMAT NATAL 2008 DAN TAHUN BARU 2009
Kasih itu sabar, kasih itu murah hati
Ia tidak cemburu
Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong
ia tidak melakukan yang tidak sopan
Dan tidak mencari keuntungan sendiri
Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain
Ia tidak bersuka cita karena ketidakadilan , tetapi karena kebenaran
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu
Dan ketika TERANG yang membawa Kasih dan Damai itu datang, siapkanlah hati kita untuk menerimanya, siapkanlah hidup kita untuk menjadi berkat bagi sesama.
SELAMAT NATAL 2008 DAN TAHUN BARU 2009
Senin, 08 Desember 2008
MENJADIKAN TUBUHKU LEBIH BAIK
Hari ini aku terus belajar, terutama dari pengalaman yang setiap hari selalu aku jumpai. Yaitu tentang masalah kesehatan, khususnya yang dinamakan Diabetes Melitus. tahu kan..... Salah satu penyakit yang menyumbang angka kematian yang cukup tinggi.
Menurut KOMPAS, Diabetes mellitus atau DM kini menjadi ancaman serius bagi umat manusia di dunia. Pada tahun 2003, Badan Kesehatan Dunia atau WHO memperkirakan, 194 juta jiwa atau 5,1 persen dari 3,8 miliar penduduk dunia usia 20-79 tahun menderita DM dan pada tahun 2025 diperkirakan meningkat menjadi 333 juta jiwa. Sebagian penderita diabetes mengalami komplikasi yang membahayakan keselamatan jiwa.
Di Indonesia, penderita diabetes juga mengalami kenaikan dari 8,4 juta jiwa pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta jiwa pada tahun 2020. Tingginya angka kesakitan itu menjadikan Indonesia menempati urutan keempat dunia setelah Amerika Serikat, India dan China sebagaimana dicantumkan dalam Diabetes Care tahun 2004. Survei Kesehatan Rumah Tangga atau SKRT memberi gambaran terjadinya peningkatan prevalensi DM dari tahun 2001 sebesar 7,5 persen menjadi 10,4 persen pada tahun 2004
Apa yang saya perbuat....??????
Sederhana sekali tapi bagiku ini dapat membuat hidupku menjadi lebih baik. Dengan mengurangi konsumsi gula ditiap harinya. Satu hal ini aku coba untuk lakukan yang pasti kemudian diikuti oleh hal - hal yang lainnya.
Pernahkah anda coba renungkan, berapa kali sehari anda mengonsumsi gula???? Yang mungkin bisa melalui minuman dan makanan yang kita konsumsi, mulai bangun tidur sampai kita akan tidur kembali. Mulai secangkir teh hangat sampai mungkin segelas es sirup untuk menyegarkan tubuh kita. Dan kira - kira berapa gramkah kalau itu kita hitung. Memang untuk menjadi lebih baik tentunya banyaka yang kita korbankan, tapi..marilah kita merfikir untuk masa depan diri kita. Ada pepatah,... HIDUPMU ADALAH APA YANG KAMU MAKAN...
OK teman... marilah kita melakukan sedikit hal, tapi mempunyai pengaruh yang besar bagi hidup kita.
Menurut KOMPAS, Diabetes mellitus atau DM kini menjadi ancaman serius bagi umat manusia di dunia. Pada tahun 2003, Badan Kesehatan Dunia atau WHO memperkirakan, 194 juta jiwa atau 5,1 persen dari 3,8 miliar penduduk dunia usia 20-79 tahun menderita DM dan pada tahun 2025 diperkirakan meningkat menjadi 333 juta jiwa. Sebagian penderita diabetes mengalami komplikasi yang membahayakan keselamatan jiwa.
Di Indonesia, penderita diabetes juga mengalami kenaikan dari 8,4 juta jiwa pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta jiwa pada tahun 2020. Tingginya angka kesakitan itu menjadikan Indonesia menempati urutan keempat dunia setelah Amerika Serikat, India dan China sebagaimana dicantumkan dalam Diabetes Care tahun 2004. Survei Kesehatan Rumah Tangga atau SKRT memberi gambaran terjadinya peningkatan prevalensi DM dari tahun 2001 sebesar 7,5 persen menjadi 10,4 persen pada tahun 2004
Apa yang saya perbuat....??????
Sederhana sekali tapi bagiku ini dapat membuat hidupku menjadi lebih baik. Dengan mengurangi konsumsi gula ditiap harinya. Satu hal ini aku coba untuk lakukan yang pasti kemudian diikuti oleh hal - hal yang lainnya.
Pernahkah anda coba renungkan, berapa kali sehari anda mengonsumsi gula???? Yang mungkin bisa melalui minuman dan makanan yang kita konsumsi, mulai bangun tidur sampai kita akan tidur kembali. Mulai secangkir teh hangat sampai mungkin segelas es sirup untuk menyegarkan tubuh kita. Dan kira - kira berapa gramkah kalau itu kita hitung. Memang untuk menjadi lebih baik tentunya banyaka yang kita korbankan, tapi..marilah kita merfikir untuk masa depan diri kita. Ada pepatah,... HIDUPMU ADALAH APA YANG KAMU MAKAN...
OK teman... marilah kita melakukan sedikit hal, tapi mempunyai pengaruh yang besar bagi hidup kita.
Kamis, 04 Desember 2008
Senin, 01 Desember 2008
WORD AIDS DAY

Tanggal 1 Desember ini diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Semua acara yang dilakukan di hari ini berhubungan dengan hari tersebut adalah ” mengkampanyekan “ tentang AIDS itu sendiri, cara pencegahan dan bagaimana merawat bagi mereka yang sudah terular atau terinfeksi.
Sejak 1987 hingga Desember 2004, penderita AIDS yang melaporkan diri berjumlah 6.050 orang dan 740 di antaranya meninggal dunia. Sementara sepanjang 2004, jumlah penderita yang tertular Human Immunodeficiency Virus sebanyak 1.844 orang. Padahal, tahun sebelumnya baru sekitar 484 orang. Penyebabnya sebagian besar akibat pemakaian jarum suntik yang sama secara bergantian oleh pemakai obat-obatan terlarang. Berapa jumlah penderita di tahun sekarang ( 2008 ) ?????. Yang jelas pasti akan terus bertambah. Selanjutnya yang menjadi hal tak kalah penting bagaiman cara untuk memutus terjadinya penularan.
Secara panjang lebar hal ini telah disampaikan oleh banyak sekali media maupun penyuluh dari LSM yang ada, mengingat peyakit ini sampai sekarang belum ditemukan obatnya. Dari pemakaian kondom sampai kepada pemakaian sarung tangan bagi para petugas kesehatan. Tetapi pada intinya kita kembalikan kepada diri kita, maksudnya mencegah terjadinya penularan AIDS mulai dari diri kita sendiri. Seberapa jauh diri kita menyadari kalau penyakit ini sangat mematikan kareba belum ada obat yang digunakan untuk mencegahnya. So… setelah sadar maka buat apa kita melakukan hal – hal yang berpotensi untuk terjadi penularan, seperti bergantian pasangan ataupun memakai narkoba. Semua harus tekan mulai dari hal yang terkecil. Sebagai contoh.. sebelum kita sering bergantian pasangan pasti didahului dengan keinginan untuk menduakan pasangan kita ( bagi yang sudah menikah ) dengan istilah lain “ selingkuh “.
Sebelum kita selingkuh pasti di dahului dengan ketidakpuasan kita dengan pasangan kita, sebelum kita tidak puas akan didahului dengan rasa sayang yang berkurang terhadap pasangan kita. So…. Hal yang terkecil tersebut adalah menambah rasa sayang kita terhadap pasangan kita.
Bagaiman dengan hal – hal lainnya …..
Mari kita renungkan satu demi satu dari hal yang ada yang dapat menjadikan kita tertular satu penyakit ini…
Satu hal yang dapat saya sumbangkan di hari AIDS sedunia… yang pasti mari kita sama – sama peduli dengan sesama kita, mulai dari kita sendiri.
Mari Jadikan Hidup Ini Lebih Baik
Sabtu, 29 November 2008
Rabu, 26 November 2008
CERITA CINTA

Pernahkah anda mendengar cerita cinta seperti Romeo Juliet, atau mungkin kisah cinta Rama dan Sinta, Bathara Kamajaya dan Dewi Nari Ratih.
Semua mengisahkan tentang keabadian cinta, ketulusan cinta dan cinta yang sebenarnya. Kisah cinta yang tidak bisa dipisahkan oleh waktu, tempat, maupun harta benda.
Romeo Juliet mengisahkan cerita cinta sepasang muda mudi di negara Italia, di kota Vicentca. Dimana hubungan mereka tidak disetujui oleh kedua orang tua sehingga mereka mati bersama.
Rama dan Sinta mengisahkan hubungan cinta yang diwarnai oleh cobaan dan gangguan dari Prabu Dasamuka. Mereka dipisahkan, so…Rama kemudian mencarinya sampai dikisahkan harus terjadi pertempuran dan dengan sebuah akhir kisah mereka bertemu kembali. Akhir kisah mereka, diakhiri dengan bersama – sama mereka “ MUKSA “ atau roh mereka kedalam tubuh orang lain.
Kamajaya dan Dewi Ratih, ikon ini dilambangkan sebagai sebuah kekuatan cinta, sebuah roh cinta yang bisa membuat kehidupan cinta abadi.
Semua cerita tersebut hanya fiktif, tapi …. Minggu kemarin baru saja ( menurut saya ), saya melihat sebuah kisah cinta, sepasang manusia yang menjalin kasih cinta sampai mereka menjad kakek dan nenek, dan yang lebih hebat ( juga menurut saya ) mereka meninggal hanya berjarak satu hari. Ya…. Kejadian ini benar terjadi, tepatnya didaerah Wonosobo. Pada tanggal 17 November 2008 seorang bapak meninggal dan kemudian disusul oleh istrinya pada tanggal 18 November 2008.
Kehidupan cinta yang bisa menjadi contoh bagi semua orang, terutama bagi diriku.
“ bisa tidak ya saya seperti mereka ??????...”
kata orang memang dalam kehidupan rumah tangga ini banyak cobaan atau ujian yang harus dijalani. Bagaikan sbuah pisau yang harus di pukul – pukul oleh pembuatnya sehingga bisa menjadi sebuah senjata yang tajam, namun memang terasa sakit. Tergantung bagaiman kita mengatasi rasa sakit ini, ya klo gak kuat tak akan menjadi pisau yang handal, tak akan menjadi keluarga yang kuat. Ya seperti cerita cintanya Pasha dan Oki, Ariel dan Sarah Amalia, Rizki The Titans dan istrinya, yang sama – sama harus diakhiri dengan perceraian.
Memang, semakin tinggi pohon semakin kencang juga anginnya…
Karena mereka terkenal, mereka jd mudah untuk mendapatkan apa saja… jangankan terkenal ..lha wong baru dikenal saja penginnya sudah macem – macem kok.
So bagaiman ya …….
Yang jelas …MARI ..jadikan hidup ini lebih baik
Jumat, 21 November 2008
APV vs MPV

Mungkin sekitar 4 tahun lalu, ketika si Bram masih ada di dalam rahim ibunya, vonis itu terucap dari dokterku.
Awalnya ketika aku “ iseng “ memakai alat penyadap gelombang elektric jantung, dan terlihat rekaman yang tidak normal pada monitor alat tersebut. So…temenku menyarankan untuk periksa ke dokter, n ….. yah ..semua kujalani dari laboratorium darah sampai ke pemeriksaan echocardiografi. Hasilnya adalah ……………… salah satu katub jantungku mengalami prolaps ( tidak bisa menutup dengan baik ). Nama kerennya MPV ( Mitral Prolaps Valve )
Kamu mungkin bisa membayangkan jika itu terjadi pada diri kamu. Dan mungkin kamu akan jatuh, terpuruk, syok, …n mungkin banyak lagi sesuatu akan terjadi pada perasaan kamu.
Ya….. semua tidak dapat dirubah n aku harus terima semuanya itu, walau masih menyisakan pertanyaan, “ kira – kira berapa lama lagi ya umurku ?????”.
Aku harus bangun … berdiri…. . lihat kedepan…. Dan berjalan ke depan.
Ada sebuah pendapat dari seorang motivator, sebuah keberhasilan dan kesuksesan adalah bagaimana diri kita ini berguna atau bermanfaat bagi orang lain sehingga orang tersebut marasa menjadi lebih baik. Dan ini menjadi sebuah pegangan bagiku untuk tetap berkarya, inspirasi dalam pekerjaanku. Aku berfikir, walaupun dengan tubuh yang kurang, aku harus dapat membuat orang lain merasa berguna hidupnya. Bukankah dalam kondisi sakitpun aku masih bisa melayani dan menyembuhkan orang yang sakit.
Mungkin aku bisa menjadi motivator bagi mereka yang sakit untuk tetap mempunyai semangat dan harapan. Bahwa sakit tidak menjadi akhir dari segalanya.
Kick Andy, Mario Teguh…terima kasih………mereka menjadi inspirasi bagi hidupku.
Biarlah tangan, mulut, kaki dan pikiranku ini dapat menjadi berkat. So .. biarlah MPVku menjadi APV bagi diriku.
Salah satu sahabat saat ini merasa senang dan merasa termotivasi karna diriku…ini adalah berkat Tuhan.
Salah satu mantan dosenku, saat ini harus menjalani cuci darah karna sakitnya..ini adalah tugasku untuk membantu membangkitkan semangatnya
Seribu orang sakit akan datang ke tempat kerjaku…..ini adalah pekerjaan rumahku yang harus kukerjakan.
So…………biarlah semua akan merasa menjadi lebih baik oleh perbuatanku.
Senin, 03 November 2008
RONALDINHO DAN MELKY PEKEY TETAP SAUDARAKU

Minggu tanggal 26 oktober 2008 jam 14.30, aku bangun tidur trus ambil remote lalu ....power on tv sanyoku. pas ada acara sport namanya word kick off.....( mohon cari sendiri stasiun tvnya ). Ada sebuah dialog yang menurut aku gak pantes ato mungkin kurang etis..Harusnya bersamaan moment SUMPAH PEMUDA...ato mungkin sesuai slogan yang di sosialisasikan badan liga indonesia... NO ANARKIS AND NO RASIS..., tidaklah etis kalo ada " banyolan " yang seperti ini :
begini ceritanya ...
presenter laki tanya pada yang cewek : " pilih mana, dicium ama ronaldinho ( ac milan ) ato melky peke ( persija )? ". kemudian si prenter cewek tampak berekpresi kaget,bingung, dan tampak seperti tidak suka dua duanya nyang dotabene kedua pemain tersebut berkulit hitam, dan kemudian tidak menjawab tapi dilanjutkan dengan ekpresi ( maaf ) " jijik ". mungkin lain ceritanya kalo yang dibandingkan dengan keduanya tersebut adalah pemain seperti kaka, david beckam, CR7, ato mungkin bambang pamungkas.
Wah menurut gue ini gak banget!!!
siapapun dia, mereka tetep manusia dan jg saudara kita. Bagaimana kita dapat bersatu kalo masing membedakan sesama anak bangsa sendiri. Apalagi ini disampaikan di media elektronik dan di lihat seluruh warga Indonesia. Bagaimana kita bisa berbuat ato menjadikan SEMUANYA LEBIH BAIK kalo kita masih memberi batas terhadap sesama warga negara. ayo ...siapapun anda marijadikan sepak bola kita LEBIH BAIK tanpa rasis. MAri JAdikan Negara Kita MENJADI LEBIH BAIK.




.jpg)
.jpg)